Rabu, 03 Desember 2014

manfaat air mawar

Berikut ini beberapa manfaat dari air mawar yang perlu Anda ketahui.

1. Mengatasi Jerawat

Air bunga mawar dapat digunakan untuk membasuh kulit wajah yang berjerawat. Selain berfungsi sebagai antiradang dan antiseptik, air mawar juga berfungsi sebagai pembersih dengan membersihkan pori-pori. Gunakan air mawar untuk membasuh wajah minimal dua kali sehari.

2. Mengatasi Kulit Kering

Secara alami, air mawar memiliki khasiat untuk melembabkan kulit. Jika Anda memiliki kulit yang kering dan sensitif, gunakan air mawar sebagai toner untuk membasuh wajah minimal 2 kali sehari.

3. Mengatasi Penyakit Kulit

Air mawar dipercaya dapat mengatasi berbagai masalah penyakit kulit. Diantaranya mengatasi eczema, dermatitis, lecet atau luka bakar. Gunakan air mawar seperti menggunakan toner pada saat yang diperlukan.

4. Mencegah Penuaan Dini

Air mawar yang mengandung Rosehip (buah dari biji bunga mawar) memiliki kandungan vitamin C yang sangat tinggi yang merupakan sumber antioksidan yang baik bagi kulit. Antioksidan dalam air mawar tersebut berkhasiat untuk menangkal radikal bebas dan membuat kulit selalu awet muda.

5. Mencerahkan Wajah

Air mawar mengandung vitamin C dan vitamin E yang baik untuk nutrisi kulit dan mampu mencerahkan serta menyegarkan kulit wajah. Celupkan kapas dalam air mawar yang sudah didinginkan, kemudian tepuk-tepukkan pada wajah.

6. Kesehatan Rambut

Selain bermanfaat untuk kulit wajah, air mawar juga baik digunakan untuk menjaga kesehatan rambut. Diantaranya mengatasi ketombe, mengobati iritasi di kulit kepala, melembabkan rambut yang kering hingga membersihkan rambut yang kotor.

7. Mengatasi Mata Lelah

Jika Anda mengalami mata lelah akibat kurang tidur, biasanya akan terlihat lingkaran hitam di bawah mata. Tidak perlu panik, karena cara mengatasinya sangat mudah. Cukup kompres mata dengan kapas yang sudah dicelupkan dalam air mawar, suhu dingin lebih baik.

Manfaat Buah Apel

1. Menyehatkan Saluran Pencernaan
Studi ini tidak dilakukan langsung pada manusia melainkan pada binatang bernama tikus. Dibuat ekstrak apel khusus yang diberikan pada tikus dan hasilnya mengejutkan. 43% tikus yang diberi ekstrak apel  ternyata beresiko lebih rendah terkena kanker usus. Jika ekstrak tersebut berefek pada tikus kemungkinan besar juga  berefek pada manusia.
2. Menyehatkan Buah dada Wanita
Manfaat buah apel yang satu ini memang menjadi salah satu harapan bagi wanita yang ingin memiliki Buah dada sehat. Dengan mengkonsumsi apel secara teratur maka kanker buah dada wanita dapat dicegah sedini mungkin.
3. Menyehatkan Hati
Bukan seperti "Obat Hati" seperti judul lagunya "Opick" tapi ini benar - benar dapat menyehatkan hati atau lever miliki Anda. Zat antioksidan alami pada apel dapat dimanfaatkan untuk melindungi hati dari serangan kanker.
4. Menurunkan Kolesterol
Dengan mengkonsumsi 2 buah apel setiap hari telah dipercaya dan terbukti dapat menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Lemak jahat yang tidak sehat bagi tubuh ini dapat berkurang sebanyak 16% jika apel dikonsumsi secara teratur.
5. Menetralisir Kadar Gula darah
Diabetes adalah momok paling menakutkan saat ini, berbeda dengan 20 - 30 lalu dimana penyakit degeneratif masih sangat jarang. Bahkan diabetes saat ini merupakan salah satu penyakit paling sering menyerang orang dengan perilaku tidak sehat. Kabar baiknya ternyata apel meski memiliki rasa yang manis dapat mengontrol kadar gula dalam darah secara efektif, walaupun diabetes tersebut disebabkan karena faktor keturunan. Hal yang juga sama kita jumpai ketika melihat dan mengamati manfaat madu.
6. Menurunkan Berat Badan
Ingin tampil sehat, langsing dan cantik ? Untuk Anda wanita yang menginginkannya sebaiknya konsumsilah Apel setiap hari secara teratur karena konsumsi apel dapat melancarkan pencernaan usus. Apel memiliki serat yang dapat membantu proses pencernaan.
7. Membantu Kerja Usus Halus
Pencernaan tidak pernah lepas dari kerja usus halus sebagai pemroses makanan dan mengambil nutrisinya. Konsumsi apel secara teratur dapat mencegah konstipasi dan gangguan pencernaan lainnya.
8. Mencegah Pikun
Kandungan quercetin pada apel ternyata juga dapat melindungi otak dari radikal bebas yang menyebabkan timbulnya penyakit al-zheimer. Studi ini dilakukan oleh sebuah Universitas ternama bernama Cornell.
9. Mengobati dan Mencegah Anemia
Anemia merupakan kondisi dimana darah kekurangan hemoglobin untuk meningkatnya kembali dibutuhkan asupan zat besi yang sangat kaya terkandung dalam buah apel.
10. Mengembalikan Stamina Tubuh
Bagi seseorang yang gemar olahraga atau sedang stress membuat asam laktat dalam tubuh meningkat. Jika tidak segera diatasi maka akan mengganggu organ dan kesehatan tubuh. Nah, apel mengandung kalium dan enzim yang dapat meredakan kelelahan saat olahraga dan mengurangi asam laktat dalam tubuh. Sama halnya dengan Manfaat Telur yang sangat menyehatkan untuk kesehatan stamina tubuh.

cara membuat nasi goreng yang enakk

Resep Nasi Goreng Spesial


Bahan :
– 4 piring nasi putih
– 200 gram udang buang kepala dan kulit, goreng
– 100 gram dada ayam, potong dadu, goreng
– 2 buah cabai merah, buang isinya, iris menyerong
– 2 sendok makan kecap manis
– 2 sendok makan saos tomat
– mentega secukupnya
Bahan Bumbu Halus :
– 5 siung bawang merah
– 3 siung bawang  putih
– 1 sendok teh garam
– 1/2 sendok teh gula pasir
– 1/2 sendok teh terasi
Bahan Pelengkap :
– 4 butir telur ceplok
– Bawang goreng secukupnya
Cara Membuat :
  • Panaskan mentega, lalu masukkan bumbu-bumbu yang telah dihaluskan dan cabai merah, setelah itu masak hingga berbau harum.
  • Masukkan nasi, ayam dan udang, kemudian aduk-aduk hingga rata dan semua bahan tercampur menjadi satu dengan sempurna.
  • Angkat dan nasi goreng spesial siap disajikan selagi hangat dengan bahan pelengkapnya.

Pesan Kue Ultah atau Roti ?????


niihhhh guee ada foto foto kuenya..







 










 









 segini aja dehh fotonya, sebenernya sih masih banyak. ehh tapi kalo kebanyakan yang ada pada pengen kuenya dehhh

jangan lupa di coba untuk membelinya di Rumah Roti Novasari

terima kasihhh semoga kalian dapat membuat kue sendiri :-)

Senin, 10 November 2014

Cara Membuat Tempe

Cara Membuat Tempe

Tempe dan tahu merupakan makanan tradisional sebagian besar masyarakat Indonesia, namun ketahuilah bahwasanya saat ini Tempe telah menyebar keseluruh penjuru dunia.
Teknik pembuatan tempe ini telah dikerjakan masyarakat Indonesia khususnya bermula dari masyarakat Jawa selama beberapa abad yang lalu  dengan prosedur pembuatannya masih sangat sederhana. Berbagai bahan dasar yang dapat digunakan dalam pembuatan tempe, tetapi yang paling populer dan paling banyak dipergunakan adalah tempe berbahan dasar kedelai.
Untuk memperoleh tempe yang berkualitas baik, maka kedelai yang digunakan juga harus yang berkualitas baik dan tidak tercampur dengan biji-bijian yang lain, seperti jagung, kacang hijau dan biji-bijian lainnya. Selain itu, prosedur pengolahan harus dilakukan dengan cermat. Proses pembuatan tempe pada dasarnya adalah proses menumbuhkan spora jamur tempe, yaitu Rhizopus sp., pada biji kedelai..
Oleh karena itu, agar diperoleh tempe yang berkualitas baik dan tahan agak lama, maka selama proses pembuatan tempe perlu diperhatikan mengenai sanitasi dan kemurnian bibit (inokulum) yang akan digunakan.

A. ALAT DAN BAHAN
B. 1 ALAT
1.  Baskom
2.  Saringan
3.  Dandang
4.  Kipas Angin /Kipas
5.  Sotel kayu
6.  Tampah
7.  Kompor
8.  Peralatan lain yang diperlukan
B. 2 BAHAN
1. Kacang kedelai
3. Kantong plastik, atau daun pisang, atau daun jati.

B. CARA KERJA
  1. Cucilah tampah, ayakan, kipas dan cukil yang akan digunakan, kemudian dikeringkan.
  2. Bersihkan kacang kedelai dari bahan-bahan lain yang tercampur, kemudian cuci hingga bersih.
  3. Rendam kacang kedelai yang telah dicuci bersih selama 12-18 jam dengan air dingin biasa (proses hidrasi agar biji kedelai menyerap air sebanyak mungkin ).
  4. Lepaskan kulit biji kedelai yang telah lunak, kemudian cuci atau bilas dengan menggunakan air bersih.
  5. Kukus / rebus biji kedelai tersebut sampai empuk.
  6. Setelah biji kedelai terasa empuk, tuangkan biji-biji tersebut pada tampah yang telah dibersihkan, lalu diangin-angin dengan kipas/ kipas angin sambil diaduk-aduk hingga biji-biji tersebut terasa hangat.
  7. Taburkan ragi tempe yang telah disiapkan sedikit demi sedikit sambil diaduk-aduk supaya merata (1,5 gram ragi tempe untuk 2 kg kedelai). 8. Siapkan kantong plastik atau daun pisang, atau daun jati untuk pembungkus.  Bila kantong plastik yang digunakan sebagai pembungkus, berilah lubang-lubang kecil pada kantong tersebut dengan menggunakan lidi atau garpu.
  8. Masukan kedelai yang telah diberi ragi tempe ke dalam pembungkusnya, atur ketebalannya sesuai dengan selera
  9. Proses fermentasi kacang kedelai ini pada suhu kamar selama satu atau dua hari atau hingga seluruh permukaan kacang kedelai tertutupi jamur.
Semoga anda dapat mencoba membuatnya sendiri,,, silahkan mencoba ya....

Manfaat Dan Khasiat Bunga Kembang Sepatu

Kembang sepatu adalah bunga yang memiliki Kelopak Merah, Orange dan juga putih ini tidak memiliki bau yang menyengat seperti Halnya Kembang Kamboja, bahkan bisa di katakan Bunga yang satu ini tidak memiliki bau, akan tetapi manfaat dari bunga yang satu ini cukup beragam, oleh karenanya pada kesempatan kali ini saya mencoba membahas mengenai Manfaat Kembang Sepatu.

Khasiat Bunga Kembang Sepatu

Kembang Sepatu untuk Obat gondongan
Siapkan 30 gram kembang sepatu yang masih segar
Cuci sampai bersih
Rebus ramuan tersebut dengan volume air 400 mil sampai airnya berkurang menjadi 200 mil
Saring ambil airnya
Minum air ramuan tersebut tiga kali sehari dengan dosis yang sama

Kembang Sepatu untuk Mengobati keputihan
Siapkan 15 gram kembang sepatu yang masih segar
15 gram jengger ayam
30 gram kulit delima yang masih segar
Cuci sampai bersih kesemua ramuan tersebut
Rebus dengan volume air 500 mil sampai airnya berkurang menjadi 200 mil
Saring ambil airnya
Minum air ramuan tersebut dua kali sehari

Kembang Sepatu untuk memperlancar haid
Siapkan 3 kuntum kembang sepatu yang masih segar
Cuci sampai bersih
Giling kembang sepatu tersebut sampai lumat
Tambah dengan 150 mil air matang
Cuka beras putih secukupnya
Aduk sampai rata
Saring ambil airnya
Minum air ramuan tersebut tiga kali sehari sekali minum 100 mil

Kembang sepatu untuk Obat sariawan
Siapkan 30 gram daun kembang sepatu
Cuci sampai bersih
Seduh dengan air panas 100 mil selama kurang lebih 15 menit
Dinginkan
Saring ambil airnya
Minum air ramuan tersebut tiga kali sehari dengan dosis yang sama

Kembang Sepatu untuk batuk lendir dan berdarah
Siapkan 2 kuntum kembang sepatu yang masih segar
Remas-remas kembang sepatu tersebut
Seduh dengan air panas 400 mil
Tutup dan biarkan selama semalaman
Saring ambil airnya pada esok harinya
Tambahkan dengan madu lebah secukupnya
Minum air ramuan tersebut pada pagi hari sebelum makan.

Kembang Sepatu untuk radang saluran napas
Siapkan dua kuntum kembang sepatu yang masih segar
Cuci sampai bersih
Giling kembang sepatu tersebut sampai lumat
Tambahkan air putih (matang) 100 mil
Tambahkan dengan sedikit garam dapur
Aduk sampai rata kemudian peras ambil airnya
Minum air ramuan tersebut dua kali sehari dengan dosis yang sama.

Kembang Sepatu untuk demam malaria
Siapkan 50 gram daun kembang sepatu
Setengah lembar daun pepaya
10 gram garam inggris
Rebus ramuan tersebut dengan volume air setengah liter sampai mendidih
Saring ambil airnya
Minum air ramuan tersebut selagi hangat

Demikian manfaat dari Bunga Sepatu ini, semoga saja artikel ini bisa bermanfaat untuk anda tentunya, jangan Ragu untuk memanfaatkan Apa-apa yang berasal dari alam, selagi kita tau cara pengolahan dan Khasiatnya kenapa tidak kita manfaatkan, ya kan :)

Sistem pernapasan pada manusia

A. Alat-Alat Pernapasan Manusia

Berikut adalah bagian-bagian organ alat pernapasan pada manusia.

1.1. Hidung (Cavum Nasalis)

Selain sebagai salah satu organ alat pernapasan manusia, hidung juga berfungsi sebagai salah satu dari 5 indera. Hidung berfungsi sebagai alat untuk menghirup udara, penyaring udara yang akan masuk ke paru-paru, dan sebagai indera penciuman.

1.2. Tekak (Faring)

Faring merupakan persimpangan antara rongga hidung ke tenggorokan (saluran pernapasan) dan rongga mulut ke kerongkongan (saluran pencernaan). Pada bagian belakang faring terdapat laring. Laring disebut pula pangkal tenggorok. Pada laring terdapat pita suara dan epiglotis atau katup pangkal tenggorokan. Pada waktu menelan makanan epiglotis menutupi laring sehingga makanan tidak masuk ke dalam tenggorokan. Sebaliknya pada waktu bernapas epiglotis akan membuka sehingga udara masuk ke dalam laring kemudian menuju tenggorokan.

1.3. Tenggorokan (Trakea)

Tenggorokan berbentuk seperti pipa dengan panjang kurang lebih 10 cm. Di paru-paru trakea bercabang dua membentuk bronkus. Dinding tenggorokan terdiri atas tiga lapisan berikut.
  1. Lapisan paling luar terdiri atas jaringan ikat.
  2. Lapisan tengah terdiri atas otot polos dan cincin tulang rawan. Trakea tersusun atas 16–20 cincin tulang rawan yang berbentuk huruf C. Bagian belakang cincin tulang rawan ini tidak tersambung
    dan menempel pada esofagus. Hal ini berguna untuk mempertahankan trakea tetap terbuka.
  3. Lapisan terdalam terdiri atas jaringan epitelium bersilia yang menghasilkan banyak lendir. Lendir ini berfungsi menangkap debu dan mikroorganisme yang masuk saat menghirup udara.
Selanjutnya, debu dan mikroorganisme tersebut didorong oleh gerakan silia menuju bagian belakang mulut.
Akhirnya, debu dan mikroorganisme tersebut dikeluarkan dengan cara batuk. Silia-silia ini berfungsi menyaring benda-benda asing yang masuk bersama udara pernapasan.

1.4. Cabang Tenggorokan (Bronkus)

Bronkus merupakan cabang batang tenggorokan. Jumlahnya sepasang, yang satu menuju paru-paru kanan dan yang satu menuju paru-paru kiri. Bronkus yang ke arah kiri lebih panjang, sempit, dan mendatar daripada yang ke arah kanan. Hal inilah yang mengakibatkan paru-paru kanan lebih mudah terserang penyakit. Struktur dinding bronkus hampir sama dengan trakea. Perbedaannya dinding trakea lebih tebal daripada dinding bronkus. Bronkus akan bercabang menjadi bronkiolus. Bronkus kanan bercabang menjadi tiga bronkiolus sedangkan bronkus kiri bercabang menjadi dua bronkiolus.

1.5. Bronkiolus

Bronkiolus merupakan cabang dari bronkus. Bronkiolus bercabang-cabang menjadi saluran yang semakin halus, kecil, dan dindingnya semakin tipis. Bronkiolus tidak mempunyai tulang rawan tetapi rongganya bersilia. Setiap bronkiolus bermuara ke alveolus.

1.6. Alveolus

Bronkiolus bermuara pada alveol (tunggal: alveolus), struktur berbentuk bola-bola mungil yang diliputi oleh pembuluh-pembuluh darah. Epitel pipih yang melapisi alveoli memudahkan darah di dalam kapiler-kapiler darah mengikat oksigen dari udara dalam rongga alveolus.

1.7. Paru-paru

Paru-paru terletak di dalam rongga dada. Rongga dada dan perut dibatasi oleh siuatu sekat disebut diafragma. Paru-paru ada dua buah yaitu paru-paru kanan dan paru-paru kiri. Paru-paru kanan terdiri atas tiga gelambir (lobus) yaitu gelambir atas, gelambir tengah dan gelambir bawah. Sedangkan paru-paru kiri terdiri atas dua gelambir yaitu gelambir atas dan gelambir bawah. Paru-paru diselimuti oleh suatu selaput paru-paru (pleura). Kapasitas maksimal paru-paru berkisar sekitar 3,5 liter.
Udara yang keluar masuk paru-paru pada waktu melakukan pernapasan biasa disebut udara pernapasan (udara tidal). Volume udara pernapasan pada orang dewasa lebih kurang 500 nl. Setelah kita melakukan inspirasi biasa, kita masih bisa menarik napas sedalam-dalamnya. Udara yang dapat masuk setelah mengadakan inspirasi biasa disebut udara komplementer, volumenya lebih kurang 1500 ml.
Setelah kita melakukan ekspirasi biasa, kita masih bisa menghembuskan napas sekuat-kuatnya. Udara yang dapat dikeluarkan setelah ekspirasi biasa disebut udara suplementer, volumenya lebih kurang 1500 ml.
Walaupun kita mengeluarkan napas dari paru-paru dengan sekuat-kuatnya ternyata dalam paru-paru masih ada udara disebut udara residu. Volume udara residu lebih kurang 1500 ml. Jumlah volume udara pernapasan, udara komplementer, dan udara suplementer disebut kapasitas vital paru-paru.
Ringkasan jalannya Udara Pernapasan:
  1. Udara masuk melalui lubang hidung
  2. melewati nasofaring
  3. melewati oral farink
  4. melewati glotis
  5. masuk ke trakea
  6. masuk ke percabangan trakea yang disebut bronchus
  7. masuk ke percabangan bronchus yang disebut bronchiolus
  8. udara berakhir pada ujung bronchus berupa gelembung yang disebut alveolus (jamak: alveoli)

4. Jenis-Jenis Pernapasan Pada Manusia

Jenis-jenis pernapasan pada manusia dibagi menjadi dua jenis. Yaitu pernapasan dada dan pernapasan perut.

4.1. Pernapasan Dada

Pernapasan dada adalah pernapasan yang melibatkan otot antartulang rusuk. Mekanismenya dapat dibedakan sebagai berikut.
  1. Fase inspirasi. Fase ini berupa berkontraksinya otot antartulang rusuk sehingga rongga dada membesar, akibatnya tekanan dalam rongga dada menjadi lebih kecil daripada tekanan di luar sehingga udara luar yang kaya oksigen masuk.
  2. Fase ekspirasi. Fase ini merupakan fase relaksasi atau kembalinya otot antara tulang rusuk ke posisi semula yang dikuti oleh turunnya tulang rusuk sehingga rongga dada menjadi kecil. Sebagai akibatnya, tekanan di dalam rongga dada menjadi lebih besar daripada tekanan luar, sehingga udara dalam rongga dada yang kaya karbon dioksida keluar.
Mekanisme inspirasi pernapasan dada sebagai berikut:
Otot antar tulang rusuk (muskulus intercostalis eksternal) berkontraksi --> tulang rusuk terangkat (posisi datar) --> Paru-paru mengembang --> tekanan udara dalam paru-paru menjadi lebih kecil dibandingkan tekanan udara luar --> udara luar masuk ke paru-paru.
Mekanisme ekspirasi pernapasan dada adalah sebagai berikut:
Otot antar tulang rusuk relaksasi --> tulang rusuk menurun --> paru-paru menyusut --> tekanan udara dalam paru-paru lebih besar dibandingkan dengan tekanan udara luar --> udara keluar dari paru-paru.

4.2. Pernapasan Perut

Pernapasan perut adalah pernapasan yang melibatkan otot diafragma. Mekanismenya dapat dibedakan sebagai berikut.
  1. Fase inspirasi. Fase ini berupa berkontraksinya otot diafragma sehingga rongga dada membesar, akibatnya tekanan dalam rongga dada menjadi lebih kecil daripada tekanan di luar sehingga udara luar yang kaya oksigen masuk.
  2. Fase ekspirasi. Fase ini merupakan fase relaksasi atau kembalinya otot diaframa ke posisi semula yang dikuti oleh turunnya tulang rusuk sehingga rongga dada menjadi kecil. Sebagai akibatnya, tekanan di dalam rongga dada menjadi lebih besar daripada tekanan luar, sehingga udara dalam rongga dada yang kaya karbon dioksida keluar.
Mekanisme inspirasi pernapasan perut sebagai berikut:
sekat rongga dada (diafraghma) berkontraksi --> posisi dari melengkung menjadi mendatar --> paru-paru mengembang --> tekanan udara dalam paru-paru lebih kecil dibandingkan tekanan udara luar --> udara masuk
Mekanisme ekspirasi pernapasan perut sebagai berikut:
otot diafraghma relaksasi --> posisi dari mendatar kembali melengkung --> paru-paru mengempis --> tekanan udara di paru-paru lebih besas dibandingkan tekanan udara luar --> udara keluar dari paru-paru.

5. Penyakit Sistem Pernapasan pada Manusia

Sistem pernapasan manusia yang terdiri atas beberapa organ dapat mengalami gangguan. Gangguan ini biasanyaberupa kelainan,  penyakit, atau karena ulah manusia itu sendiri (seperti merokok). Penyakit atau gangguan yang menyerang sistem pernapasan ini dapat menyebabkan terganggunya proses pernapasan.

5.1. Asma

Asma adalah gangguan pada organ pernapasan berupa penyempitan saluran pernapasan akibat reaksi terhadap suatu rangsangan tertentu. Hal-hal yang dapat memicu timbulnya serangan asma diantaranya  seperti serbuk sari bunga, debu, bulu binatang, asap, udara dingin dan olahraga.
Pengobatan yang tepat dan teratur dapat membantu penderita. Serangan asma juga  dapat dicegah jika faktor pemicunya diketahui dan bisa dihindari. Serangan yang dipicu oleh olah raga bisa dihindari dengan meminum obat sebelum melakukan olah raga.

5.2. Bronkhitis

Bronkitis adalah suatu peradangan pada bronkus (saluran udara ke paru-paru).
Penyakit ini biasanya bersifat ringan dan pada akhirnya akan sembuh sempurna, tetapi pada penderita yang memiliki penyakit menahun (misalnya penyakit jantung atau penyakit paru-paru) dan pada usia lanjut, bronkitis bisa bersifat serius. Serangan bronkitis berulang bisa terjadi pada perokok dan penderita penyakit paru-paru dan saluran pernafasan menahun. Infeksi berulang bisa juga merupakan akibat dari:

5.3. Influenza

Influenza atau flu adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus influenza. Penyakit ini ditularkan melalui udara melalui bersin dari si penderita. Penyakit ini tidak hanya menyerang manusia, burung, dan binatang mamalia seperti babi dan orang utan juga dapat terserang flu.
Pada manusia, gejala umum yang terjadi adalah demam, sakit tenggorokan, sakit kepala, hidung tersumbat dan mengeluarkan cairan, batuk, lesu serta rasa tidak enak badan. Dalam kasus yang lebih buruk, influensa juga dapat menyebabkan terjadinya pneumonia, yang dapat mengakibatkan kematian terutama pada anak-anak dan orang berusia lanjut.
Masa penularan hingga terserang penyakit ini biasanya adalah 1 sampai 3 hari sejak kontak dengan hewan atau orang yang influensa.
Penderita dianjurkan agar mengasingkan diri atau dikarantina agar tidak menularkan penyakit hingga mereka merasa lebih sehat.

5.4. Flu burung

Flu burung atau  avian influenza adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus yang biasanya menjangkiti burung dan mamalia. Penyebab flu burung adalah virus influensa tipe A yang menyebar antar unggas. Virus ini kemudian ditemukan mampu pula menyebar ke spesies lain seperti babi, kucing, anjing, harimau, dan manusia.
Virus ini dapat menular melalui udara ataupun kontak melalui makanan, minuman, dan sentuhan. Namun demikian, virus ini akan mati dalam suhu yang tinggi. Oleh karena itu daging, telur, dan hewan harus dimasak dengan matang untuk menghindari penularan. Kebersihan diri perlu dijaga pula dengan mencuci tangan dengan antiseptik. Kebersihan tubuh dan pakaian juga perlu dijaga.
Virus dapat bertahan hidup pada suhu dingin. Bahan makanan yang didinginkan atau dibekukan dapat menyimpan virus. Tangan harus dicuci sebelum dan setelah memasak atau menyentuh bahan makanan mentah.
Unggas sebaiknya tidak dipelihara di dalam rumah atau ruangan tempat tinggal. Peternakan harus dijauhkan dari perumahan untuk mengurangi risiko penularan.
Gejala umum yang dapat terjadi adalah demam tinggi, keluhan pernafasan dan (mungkin) perut. Perkembangan virus dalam tubuh dapat berjalan cepat sehingga pasien perlu segera mendapatkan pengobatan.

5.5. Flu babi (Swine influenza)

Flu babi  adalah kasus-kasus influensa yang disebabkan oleh virus Orthomyxoviridae yang biasanya menyerang  babi. Flu babi menginfeksi manusia tiap tahun dan biasanya ditemukan pada orang-orang yang bersentuhan dengan babi, meskipun ditemukan juga kasus-kasus penularan dari manusia ke manusia. Gejala virus termasuk demam, disorientasi, kekakuan pada sendi, muntah-muntah, dan kehilangan kesadaran yang berakhir pada kematian
Menurut Pusat Pengawasan dan Pencegahan Penyakit di Amerika Serikat, gejala influensa ini mirip dengan influensa. Gejalanya seperti demam, batuk, sakit pada kerongkongan, sakit pada tubuh, kepala, panas dingin, dan lemah lesu. Beberapa penderita juga melaporkan buang air besar dan muntah-muntah.

5.6. Asbestosis

Asbestosis adalah suatu penyakit saluran pernapasan yang terjadi akibat menghirup serat-serat asbes, dimana pada paru-paru terbentuk jaringan parut yang luas. Asbestos terdiri dari serat silikat mineral dengan komposisi kimiawi yang berbeda. Jika terhisap, serat asbes mengendap di dalam dalam paru-paru, menyebabkan parut. Menghirup asbes juga dapat menyebabkan penebalan pleura (selaput yang melapisi paru-paru).
Menghirup serat asbes bisa menyebabkan terbentuknya jaringan parut (fibrosis) di dalam paru-paru. Jaringan paru-paru yang membentuk fibrosis tidak dapat mengembang dan mengempis sebagaimana mestinya. Beratnya penyakit tergantung kepada lamanya pemaparan dan jumlah serat yang terhirup.
Gejala asbestosis muncul secara bertahap dan baru muncul hanya setelah terbentuknya jaringan parut dalam jumlah banyak dan paru-paru kehilangan elastisitasnya.

5.7. Faringitis

Faringitis adalah suatu penyakit peradangan yang menyerang tenggorokkan atau faring. Kadang juga disebut sebagai radang tenggorokan. Radang ini bisa disebabkan oleh virus atau kuman, pada saat daya tahan tubuh  lemah. Pengobatan dengan antibiotika hanya efektif apabila karena terkena kuman. Kadangkala makan makanan yang sehat dengan buah-buahan yang banyak, disertai dengan vitamin bisa menolong.

5.8. TBC

Penyakit TBC dapat menyerang siapa saja (tua, muda, laki-laki, perempuan, miskin, atau kaya) dan dimana saja. Setiap tahunnya, Indonesia bertambah dengan seperempat juta kasus baru TBC dan sekitar 140.000 kematian terjadi setiap tahunnya disebabkan oleh TBC. Bahkan, Indonesia adalah negara ketiga terbesar dengan masalah TBC di dunia.
Penyakit TBC adalah suatu penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri Mikobakterium tuberkulosa. Bakteri ini berbentuk batang dan bersifat tahan asam sehingga dikenal juga sebagai Batang Tahan Asam (BTA).
Bakteri ini pertama kali ditemukan oleh Robert Koch pada tanggal 24 Maret 1882, sehingga untuk mengenang jasanya bakteri tersebut diberi nama baksil Koch. Bahkan, penyakit TBC pada paru-paru kadang disebut sebagai Koch Pulmonum (KP).
Penyakit TBC biasanya menular melalui udara yang tercemar dengan bakteri Mikobakterium tuberkulosa yang dilepaskan pada saat penderita TBC batuk, dan pada anak-anak sumber infeksi umumnya berasal dari penderita TBC dewasa. Bakteri ini bila sering masuk dan terkumpul di dalam paru-paru akan berkembang biak menjadi banyak (terutama pada orang dengan daya tahan tubuh yang rendah), dan dapat menyebar melalui pembuluh darah atau kelenjar getah bening. Oleh sebab itulah infeksi TBC dapat menginfeksi hampir seluruh organ tubuh seperti: paru-paru, otak, ginjal, saluran pencernaan, tulang, kelenjar getah bening, dan lain-lain, meskipun demikian organ tubuh yang paling sering terkena yaitu paru-paru.

5.9. Emfisema

Emfisema disebabkan karena hilangnya elastisitas alveolus. Alveolus adalah gelembung-gelembung yang terdapat dalam paru-paru. Pada penderita emfisema, volume paru-paru lebih besar dibandingkan dengan orang yang sehat karena karbondioksida yang seharusnya dikeluarkan dari paru-paru terperangkap didalamnya.
Asap rokok dan kekurangan enzim alfa-1-antitripsin adalah penyebab kehilangan elastisitas pada paru-paru ini.
Gejala emfisema:
  • Sesak napas dalam waktu lama dan tidak dapat disembuhkan dengan obat pelega yang biasa digunakan penderita sesak napas.
  • Nafsu makan yang menurun dan berat badan yang menurun juga biasa dialami penderita emfisema.
Pencegahan dan solusi: Menghindari asap rokok adalah langkah terbaik untuk mencegah penyakit ini. Berhenti merokok juga sangat penting.

5.10. Kanker Paru-Paru

Kanker paru-parumerupakan pembunuh pertama dibandingkan kanker lainnya. Kanker dapat tumbuh di jaringan ini dan dapat menyebar ke bagian lain. Penyebab utamanya adalah asap rokok yang mengandung banyak zat beracun dan dihisap masuk ke paru-paru dan telah terakumulasi selama puluhan tahun menyebabkan mutasi pada sel saluran napas dan menyebabkan terjadinya sel kanker. Penyebab lain adalah radiasi radio aktif, bahan kimia beracun, stres atau faktor keturunan.
Gejala: Batuk, sakit pada dada, sesak napas, batuk berdarah, mudah lelah dan berat badan menurun. Tetapi seperti pada jenis kanker lainnya, gejala umumnya baru terlihat apabila kanker ini sudah tumbuh besar atau telah menyebar.
Pencegahan dan solusi: Menghindari rokok dan asap rokok juga banyak mengkonsumsi makanan bergizi yang banyak mengandung antioksidan untuk mencegah timbulnya sel kanker.

5.11. Pneumonia

Penyebab: Pneumonia merupakan infeksi yang terjadi pada jaringan paru (parenkim) yang disebabkan oleh bakteri, virus atau jamur. Umumnya disebabkan oleh bakteri streptokokus (Streptococcus) dan bakteri Mycoplasma pneumoniae.
Gejala: Batuk berdahak dengan dahak kental dan berwarna kuning, sakit pada dada, dan sesak napas juga disertai demam tinggi.
Pencegahan dan solusi: Selalu memelihara kebersihan dan menjaga daya tahan tubuh tetap kuat dapat mencegah agar bakteri tidak mampu menembus pertahanan kesehatan tubuh. Biasakan untuk mencuci tangan, makan makanan bergizi atau berolahraga secara teratur.
Pengobatan: Apabila telah menderita pneumonia, biasanya disembuhkan dengan meminum antibiotik.